Rossi Ungkapkan Pertemuannya dengan Tim F1 Ferrari

Juara dunia bertahan MotoGP, Valentino Rossi, mengungkapkan pembicaraannya dengan tim Formula Satu, Ferrari, tentang peluangnya membalap dengan mobil kedua milik tim berlambang kuda jingkrak itu dalam Grand Prix Italia di Monza pekan depan. Tapi, Rossi bilang memutuskan untuk sementara menolaknya.“Saya sudah berbicara dengan Ferrari tentang balapan (F1) di Monza. Tapi, tanpa tes (lebih dulu) dan bukan untuk mengejar gelar juara, hal itu tidak logis,” kata pembalap sepeda motor kebanggaan Italia itu kepada Gazzetta dello Sport Sabtu (5/9).


Di sisi lain, Ferrari sudah memilih pembalap dari tim Force India yang juga asal Italia, Giancarlo Fisichella, untuk memperkuat tim juara dunia bertahan kontruktur F1 itu di sisa balapan dalam musim ini. Fisichella menggantikan pembalap uji kendaraan Ferrari, Luca Badoer, yang kewalahan dalam dua balapan terakhir.Badoer sendiri, yang sudah kawakan itu, menggantikan pembalap asal Brasil, Felippe Massa, yang cedera parah dalam sesi kualifikasi GP Hungaria yang lalu sehingga harus istirahat panjang.Badoer menjadi pilihan darurat buat Ferrari, setelah pilihan utama mereka untuk menggantikan Massa, yaitu juara dunia F1 tujuh kali, Michael Schumacher, dari Jerman gagal kembali ke lintasan setelah mengalami kecelakaan cukup serius di leher ketika mengikuti satu balapan sepeda motor. Padahal, membalap di F1 butuh kondisi fisik yang prima karena tekanan daya gravitasinya.

Adapun permintaan dari Rossi untuk melakukan tes lebih dulu dalam “petualangan barunya” di balapan mobil yang seperti jet darat itu tak mungkin. Pasalnya, selama berlangsungnya kompetisi, para tim peserta F1 sudah tak diijinkan lagi oleh pengelola kejuaraan tersebut untuk melakukan tes mobi. Tes biasanya baru bisa dilakukan dalam setiap pramusim.

“Kami sudah memutuskan bahwa memasuki Formula Satu tanpa tes akan lebih besar risikonya dibandingkan kesenangan yang didapatkan. Anda tidak bisa ke sana dan memahami semuanya tentang mobil hanya dalam waktu tiga hari,” kata Rossi.

“Saya juga tidak tahu jika saya bisa finis dalam balapan dengan leherku yang baik-baik saja. Dan, juga karena kami sedang berjuang untuk kejuaraan MotoGP, maka balapan di Monza tentu saja akan menjadi tekanan besar buat saya. Karena itulah, lebih saya tetap berada dalam MotoGP," kata Rossi.

Rossi, 30 tahun, olahragawan Italia dengan bayaran terbaik, pernah menjalani tes di tim F1 Ferrari pada masa lalu dan hampir bergabung dengan tim tersebut pada akhir 2006. Tapi, ia kemudian memutuskan untuk membalap di kendaraan motor roda dua.

Ia mempertimbangkan menjadi pembalap uji untuk tahun 2007 dan kemudian untuk balapan dalam 2008. Tapi, ia bilang mimpinya untuk membalap bersama Ferrari berakhir setelah ia memilih bertahan di MotoGP. Selain F1, ia juga pernah mengungkatkan kertarikannya mengikuti reli mobil.

Rossi mengejutkan timnya, Yamaha MotoGP, pada Jumat lalu, dengan mengatakan ia masih meragukan masa depannya, setelah pekan lalu, tim itu mengumumkan kalau Jorge Lorenzo akan menjadi rekan satu timnya lagi untuk musim depan. Pembalap Spanyol itu juga menjadi rival utamanya dalam perebutan gelar tahun ini.

“Saya tidak tahu (jika saya akan pindah tim). Saya masih punya satu tahun kontrak yang berjalan dan kemudian, saya akan memutuskan apa yang harus dilakukan,” katanya setelah mencatat waktu tercepat dalam sesi latihan Jumat lalu, untuk MotoGP San Marino hari ini.

Sedangkan di sisi lain, tim F1 Ferrari tampil mengecewakan musim ini dengan masih menempati urutan ketiga dalam klasemen konstruktur dengan kompetisi menyisakan lima balapan lagi. Mereka lantas berharap bisa mengubah peraturan F1 dan membalap dengan tiga mobil musim depan dan tidak lagi seperti selama ini dengan dua mobil.

Bulan lalu, bos tim Ferrari, Stefano Domenicali, bilang Schumacher bisa membalap dengan mengendarai mobil ketiga. Sedangan Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, bilang Fisichella adalah pilihan ideal untuk pembalap cadangan musim depan.

Dengan masa depan Rossi di MotoGP belum jelas, ia bisa menjadi satu kandidat lainnya untuk mengemudikan mobil F1 Ferrari.

Related Posts :




Share/Bookmark

2 komentar:

siapih said...

wah mantap nih kayaknya pertemuan dua raksasa otomotif

galih a. mukti said...

jangan deh kalo rossi 46 ngikut F1...
ntar lorenzo kagak ada saingannya...
mas, link-exchange ama jitak$$$ untuk mu...

Post a Comment

Articel

Followers